Skip to content

Learning Humanity, Unlearning Impunity

Facebook Instagram
Shopping Cart 0
  • Beranda
  • TemaExpand
    • Jaminan Tidak Berulang
    • Keadilan
    • Kebenaran
    • Reparasi
  • Liputan Media

Cerita Kita

MELEPAS BELENGGU IMPUNITAS BERSAMA

  • Kontak Kami
  • Cerita dari Anak Muda Indonesia
Cerita Kita
MELEPAS BELENGGU IMPUNITAS BERSAMA
Cerita dari Anak Muda Indonesia

Suara Senyap Perempuan Ketinggian Lembah Napu, Sulawesi Tengah — Amin Yunus Hamsa Roro

Dalam berbagai operasi keamanan yang terjadi di suatu wilayah tertentu, perempuan biasanya menjadi sasaran kekerasan berbasis gender dan ini terjadi di wilayah kabupaten Poso pada…

Read More Suara Senyap Perempuan Ketinggian Lembah Napu, Sulawesi Tengah — Amin Yunus Hamsa RoroContinue

Cerita dari Anak Muda Indonesia

Cerita dari Desa Bokong, Kupang — Melianus Teneo

Kekerasan pada masa lalu, selalu menyebabkan luka dan membekas pada diri siapa saja yang mengalaminya. Dewasa ini semakin terbuka bahkan kesadaran memberi kesempatan untuk mendegar…

Read More Cerita dari Desa Bokong, Kupang — Melianus TeneoContinue

Page navigation

Previous PagePrevious 1 … 3 4 5

Selamat datang!

Mari menyelami cerita kita bersama!

Blog Post Categories

  • AJAR FELLOWSHIP
  • audiovisual
  • Blog
  • Cerita dari Anak Muda Indonesia
  • Jaminan Tidak Berulang
  • Keadilan
  • Kebenaran
  • Liputan Media
  • PEKAN ANTI PENGHILANGAN PAKSA
  • Reparasi
  • Uncategorized

Recent Posts

Together Breaking the Taboo on Women’s Menstruation Through Photos Stories
Cerita dari Anak Muda Indonesia

Together Breaking the Taboo on Women’s Menstruation Through Photos Stories

Uncategorized

Kertas Kebijakan Merauke dan Boven Digoel

Kebenaran

Tanpa Pengakuan Tidak Mungkin ada Pemulihan:

humanityouth

Learning Humanity. Unlearning Impunity
bagian dari @asiajusticerights di Indonesia

Diskusi buku - Lewat buku Infrastruktur Impunitas, Diskusi buku - Lewat buku Infrastruktur Impunitas, Elizabeth F. Drexler ngajak kita melihat impunitas bukan sekadar “nggak ada pengadilan”, tapi jaringan sistem sosial, politik, hukum, budaya, bahkan perasaan, yang bikin kekerasan bisa diwariskan dari generasi ke generasi.
Diskusi ini bukan cuma soal masa lalu Orde Baru.
Tapi juga soal:
kenapa kekerasan negara masih terasa hari ini
kenapa korban dan keluarganya terus distigma
dan kenapa kerja-kerja kreatif, seni, serta ingatan kolektif bisa jadi bentuk perlawanan
📚✨
Kalau kamu:
capek dengar sejarah versi satu arah
pengin ngobrol jujur soal kekerasan & pemulihan
percaya diskusi bisa jadi ruang perawatan, bukan sekadar debat
datang dan duduk bareng kami.
🗓 Senin, 9 Februari 2026
⏰ 16.00 WIB – selesai
📍 Kantor Asia Justice and Rights, Tebet
🎟 Gratis
🍪 Potluck — feel free bawa snack/minuman favoritmu buat dibagi bareng
Fasilitator:
Kelana Wisnu & Mulki Makmun (AJAR)
🔗 Daftar lewat QR di poster
📩 Info: Cecil – 087776643667
Karena mengurai impunitas juga soal merawat ingatan, emosi, dan relasi kita sebagai komunitas. ✊🏽✨
Melangkah ke Malino: Merawat Gerakan, Merawat Hara Melangkah ke Malino: Merawat Gerakan, Merawat Harapan

Peserta AJAR Fellowship Summit 2025 berpindah dari Makassar menuju Malino untuk melanjutkan tiga hari refleksi mendalam dan penguatan gerakan.

Dimulai dengan briefing bersama dan penyusunan ground rules, hari ini diisi dengan percakapan tentang bagaimana pengalaman personal selalu berkaitan dengan perjuangan politik (Personal is Political), sesi paralel kreatif — Tukar Pandang, Kolase bersama @vantiani , dan Memasihkan Yang Pernah bersama @apoetographer , serta diskusi publik mengenai Politics of Care bersama Mama Tineke dari Papua, kak @nurlaelalamasitudju Palu, dan Nik Setiadarma. 

Kerja perawatan (care) dipahami bukan hanya sebagai dukungan emosional, tetapi juga strategi politik agar gerakan korban tetap bertahan dan tumbuh — dari ekonomi, ruang aman, arsip sejarah, hingga jaringan solidaritas.

Hari ditutup dengan penyusunan Surat Solidaritas untuk Kawan, api unggun mengenang para pembela HAM, dan mimbar bebas yang menguatkan semangat kolektif.

Solidaritas adalah napas panjang gerakan kita ✊✨

#AJARFellowshipSummit2025 #LearningHumanity #unlearningimpunity
AJAR fellowship Summit 2025 - Pameran & Diskusi 28 AJAR fellowship Summit 2025 - Pameran & Diskusi 28 September 2025. 

AJAR Fellowship Summit 2025 menghadirkan ruang berbagi dan ruang dialog publik tentang masa depan tanpa impunitas.
Para fellows menampilkan karya, dokumentasi perjuangan, dan pengetahuan yang lahir dari komunitas—dari kebun kolektif hingga arsip sejarah. 

Pameran ini memperlihatkan bahwa setiap aksi kecil di akar rumput adalah benih perubahan. Tidak hanya pameran cerita, ada juga lapak komunitas yang menjual hasil produksi komunitas. 

Kami berterimakasih kepada kawan-kawan yang sudah membantu jalan-nya acara ini. Kepada @vantiani yang telah membantu proses presentasi artistik kawan-kawan fellows. @asyarimukrim dan @winrua juga team yang telah bekerja sama menjadi panitia lokal di makassar. Juga @rumata_artspace yang rumahnya bisa kami gunakan untuk showcase ini. 

✊✨
#AJARFellowshipSummit2025 #LearningHumanity #unlearningimpunity
Pameran & Diskusi Publik -- 28 September 2025. A Pameran & Diskusi Publik -- 28 September 2025. 

AJAR Fellowship Summit 2025 menghadirkan ruang berbagi dan ruang dialog publik tentang masa depan tanpa impunitas.
Para fellows menampilkan karya, dokumentasi perjuangan, dan pengetahuan yang lahir dari komunitas—dari kebun kolektif hingga arsip sejarah. Pameran ini memperlihatkan bahwa setiap aksi kecil di akar rumput adalah benih perubahan.

Dalam sesi diskusi publik, peserta bersama narasumber membaca ulang ancaman impunitas di Indonesia, dari Sulawesi hingga konteks nasional. Politik perawatan (politics of care), dokumentasi, jurnalisme kritis, dan solidaritas lintas komunitas menjadi strategi gerakan yang terus tumbuh.

Sore hari, sesi “Warga Bertanya, Fellows Menjawab” membuka percakapan yang jujur tentang apa yang sedang diperjuangkan.
Karena kebenaran bukan hanya untuk dikenang—tetapi untuk diperjuangkan bersama. 

✊✨

#AJARFellowshipSummit2025 #LearningHumanity #unlearningimpunity
Sedikit keseruan dari #AJARFellowshipSummit2025 ha Sedikit keseruan dari #AJARFellowshipSummit2025 hari 1 & 2.

 Ini adalah pertemuan internal 15 komunitas AJAR Fellow yang membagikan “Koper Pengetahuan” komunitas mereka. Selain itu kami juga kedatangan mbak @evimariani dari @projectm_org yang menemani para Fellows untuk memahami konteks kondisi demokrasi di tingkat regional dan global. Hari ke 2 ditutup dengan sharing solidaritas dari komunitas, apa yang bisa komunitas tawarkan bagi sesama komunitas lainya untuk membangun komunitas demi masa depan tanpa impunitas. 

✊✨
#LearningHumanity #unlearningimpunity
Follow on Instagram

Make An Impact

captivating your audience

Never miss a thing! Subscribe now to get the latest news.

Subscribe

Never miss a thing! Subscribe now to get the latest news.

Facebook Instagram Pinterest YouTube
  • Beranda
  • Blog
  • Kontak Kami
  • Stolen Children
  • Humanity Youth

© 2026 Cerita Kita - Design by Studio Mommy

  • Beranda
  • Blog
    • Blog
    • Unggahan Terbaru!
  • Templates
    • Category Index
    • Link In Bio
  • Blocks
    • Image Options
  • About
  • Contact
  • Purchase
Search